"Apoligia ini ditulis dalam pendjara jang djauh terpisah dari masjarakat Manusia Merdeka, dalam kesunjian sel jang berwarna putih; siang hari tjahaja kamar kami sangatlah reda dan malam kami menulis pembelaan di bawah tjahaja lilin, sampai habis terbakar menghembuskan sinarnja.&quo…